imigrasi news
1. Pemulangan 9 WNI Korban TPPO
Polri baru saja memulangkan sembilan WNI yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Kamboja.
• Modus Operandi: Mereka awalnya dijanjikan pekerjaan sebagai operator komputer dengan gaji sekitar Rp9 juta, namun nyatanya dipaksa menjadi scammer dan admin judi online.
• Kondisi Korban: Para korban dilaporkan mengalami kekerasan fisik, seperti dipaksa lari keliling lapangan futsal sebanyak 300 kali jika gagal mencapai target. Salah satu korban diketahui sedang dalam kondisi hamil 6 bulan.
• Status: Mereka telah tiba di Jakarta pada Jumat malam (26/12) dan saat ini sedang dalam proses penanganan oleh pihak kepolisian dan instansi terkait.
2. Situasi Perbatasan Kamboja-Thailand
Terdapat laporan mengenai ketegangan yang meningkat di perbatasan Kamboja-Thailand yang memengaruhi arus lalu lintas imigrasi di wilayah tersebut:
• Gencatan Senjata: Kedua negara sedang mengupayakan gencatan senjata yang diharapkan mulai berlaku hari ini, 27 Desember 2025, setelah pertemuan tiga hari di kantor imigrasi Ban Phakkad.
• Travel Advisory: Otoritas luar negeri menyarankan untuk menghindari perjalanan ke wilayah perbatasan di provinsi seperti Preah Vihear dan Oddar Meanchey karena adanya konflik bersenjata dan risiko ranjau darat.
3. Kerja Sama Imigrasi RI-Kamboja
Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia terus memperkuat kerja sama dengan otoritas Kamboja untuk mencegah pengiriman pekerja non-prosedural.
• Operasi Wira Waspada: Imigrasi Indonesia gencar melakukan pengawasan di bandara-bandara internasional untuk mencegah WNI yang diduga akan bekerja secara ilegal di Kamboja.
• Pusat Detensi: KBRI Phnom Penh juga dilaporkan masih terus memfasilitasi pendataan terhadap puluhan WNI lainnya yang saat ini berada di detensi imigrasi Kamboja (seperti di Preak Pnov) untuk proses pemulangan bertahap.
Komentar
Posting Komentar